Anda suka menulis? Atau memiliki banyak ide di kepala Anda yang ingin Anda bagikan kepada khalayak?

Kemampuan menulis dengan dibekali berbagai ide, memang harus Anda syukuri. Tidak semua orang memiliki hal tersebut. Namun tantangannya adalah bagaimana semua orang membaca dan memahami ide yang ingin Anda bagikan itu?

Di era digital ini, berbagai platform memang telah banyak disediakan untuk Anda yang memiliki hobi menulis dan menyalurkan ide atau opini secara tertulis. Ada WordPress, Tumblr, Blogspot, dan berbagai platform sejenis tempat menyalurkan kreativitas dalam menulis maupun sharing. Kehadiran platform tersebut memunculkan istilah blogger sebagai sebutan aktif penggunanya. Jumlah blogger saat ini, berdasarkan survei Antara.com pada tahun 2015, berjumlah sebanyak 3,5% dari 88,1 juta pengguna internet. Mungkin Anda salah satunya?

Menariknya, Blogger ini sudah bukan hanya dikatakan sebagai hobi, melainkan telah menjadi profesi bagi sebagian orang yang bergelut didalamnya.

Namun sayangnya, tulisan di blog sering kali tidak terarsip dengan baik. Atau seringkali isi blog dianggap tidak serius karena kemudahannya. Untuk Anda yang memang memiliki keseriusan dalam menulis, tidak ada salahnya menyalurkan isi kepala dan isi blog Anda pada tahap yang lebih terkonsep. Berani memulai langkah Anda dengan menulis buku?

Banyak yang langsung menyerah ketika disarankan menulis buku. Alasannya susah lolos ke penerbit. But let’s break the rules. Temukan solusi dari hambatan yang ada. Solusi tersebut salah satunya dengan membuat buku Anda sendiri namun dalam ranah elektronik, atau yang sebutannya telah familiar di telinga kita: e-book.

Siap untuk membuat e-book Anda sendiri?

Tips Merancang E-Book Anda Sendiri

Hal yang pertama dalam membuat e-book adalah ubah mindset kita dalam membuat artikel. Dalam segi konten, e-book bernilai lebih tinggi dari artikel. Namun hal ini didukung oleh isi konten e-book yang lebih panjang dari artikel biasa yang Anda simpan di blog. Untuk yang tidak biasa menulis panjang, mungkin hal ini menjadi kesulitan tersendiri. Tenang, hal ini bisa diatasi dengan cara-cara berikut:

 

  1. Membuat Kerangka Isi e-book

Pembuatan kerangka dapat membantu Anda dalam merancang e-book. Kerangka teridiri dari hal pertama yang biasa ada didalam isi buku seperti pendahuluan, ucapan terimakasih, daftar isi yang memuat isi pembahasan e-book Anda, isi e-book Anda, dan biografi singkat Anda di halaman belakang.

Baca Panduan  Mengoptimalkan Website Untuk Mengembangkan Bisnis Anda

 

  1. Menentukan Tema Buku Anda

Buatlah tema yang mengaitkan keseluruhan isi buku Anda. Tema tersebut akan lebih baik jika berkesinambungan dengan isi blog atau website yang Anda miliki. Jika Blog/Website Anda bertema bisnis, maka akan lebih baik jika isi e-book Anda mengenai motivasi bisnis, atau strategi dalam menjalankan bisnis. Hal ini menjadikan e-book Anda terpasarkan sesuai dengan segmentasi.

 

  1. Tentukan Gaya Bahasa yang Akan Anda Gunakan

Konsistensi dalam penggunaan gaya bahasa dalam penulisan pastinya sangat penting dalam mengisi konten di e-book Anda. Tentukan gaya bahasa penulisan yang Anda nyaman menggunakannya. Dan tentunya yang sesuai dengan isi e-book Anda.

Target pembaca juga menjadi perhatian dalam menentukan gaya bahasa. Misalnya e-book Anda mengenai Bisnis namun ditargetkan untuk pembaca muda. Pastinya gaya bahasa Anda tidak harus terlalu formal. Anda bisa menggunakan bahasa yang santai namun tetap elegan untuk mengenalkan dunia bisnis pada pembaca muda Anda.

 

Setelah selesai merancang teknis penulisan, mari berpindah pada teknis perancangan e-book itu sendiri. Hal pertama adalah menyiapkan berbagai software atau aplikasi yang mendukung dalam perancangan e-book :

 

  1. Microsoft Word (PC), Pages (Mac), Google Docs (Web), atau software pembuat dokumen lainnya.

Software pembuat dokumen ini sangat wajib Anda miliki. Karena selama pembuatan e-book, hal ini yang akan selalu menjadi tempat Anda menumpahkan ide yang ada di kepala Anda.

Saat proses menulis, kita tidak hanya terpaku pada laptop. Melalui smartphone pun Anda bisa tetap merancang isi e-book Anda. Hanya tinggal download aplikasi words yang compatible dengan smartphone Anda, dan Anda tetap bisa melanjutkan konten e-book Anda dengan cara praktis kapan pun dimana pun.

 

  1. PowerPoint, Adobe InDesign atau CorelDraw.

Tiga aplikasi ini merupakan wadah dimana Anda mulai merancang layout untuk konten e-book Anda. Dengan CorelDraw Anda juga bisa membuat gambar dan mendesign-nya sesuai karakteristik isi konten Anda. Jika Anda sudah nyaman menggunakan layout melalui software Word, itupun tidak masalah. Selama konten dan layout yang Anda gunakan berkesinambungan dan tentunya tidak membuat bosan saat dibaca.

Namun jika Anda tidak mau repot dalam memikirkan layout, di internet terdapat pula berbagai template yang telah disediakan dalam menulis e-book. Beberapa template tersebut bisa kita dapatkan secara gratis misalnya pada HubSpot (PowerPoint dan InDesign) juga pada PanduanIM (Microsoft Words).

Baca Panduan  Cara Membuat Konten Anda Bertahan Lama

Dalam perancangan layout ini, jangan lupa perhatikan pula mengenai tipografi dan pemilihan font. Berbagai font bisa Anda dapatkan secara gratis pada www.fontsquirrel.com dan Anda dapat menggunakan website www.typegenius.com untuk mencari kombinasi yang sesuai antara satu font dengan yang lainnya.

 

  1. Evernote atau OneNote.

Aplikasi ini merupakan tempat membuat kerangka isi e-book Anda dan mencatat hal-hal penting yang ingin Anda sampaikan. Aplikasi ini banyak sekali jenisnya untuk laptop maupun smartphone. Anda hanya tinggal memilih mana yang nyaman digunakan dalam jangka waktu panjang, selama pembuatan e-book.

tips-merancang-e-book-anda-sendiri

Kini sampailah Anda pada tahap akhir perancangan e-book Anda. Yaitu pembuatan Cover dan penyusunan halaman-halaman yang berisi konten e-book Anda. Langkahnya sama, dimulai dari software-software dibawah ini :

  1. Adobe Photoshop atau Adobe Ilustrator

Adobe Photoshop dan Ilustrator ini sangat dibutuhkan dalam pembuatan cover. Cover bisa berupa foto hasil jepretan Anda yang kemudian di edit pada photoshop, atau bisa juga gambar atau ilustrasi digital Anda yang kemudian Anda olah pada Adobe Ilustrator. Kemampuan desain grafis dan desain visual sangat dibutuhkan dalam pembuatan cover ini. Dalam hal ini, Anda bisa menyuruh rekan Anda yang paham dan ahli di bidang desain untuk merancangkan cover e-book Anda.

 

  1. Membuat Halaman Call to Action

Jika e-book Anda merupakan bagian dari strategi pemasaran, pasti Anda ingin supaya pembaca melakukan sesuatu setelah mereka selesai membaca. Misalnya membeli produk, mengunjungi website, membaca artikel lain, atau membantu menyebarkan ebook tersebut kepada orang lain. Untuk itulah kita butuh 1 halaman khusus ini. Biasanya halaman CTA ini ditaruh di paling akhir. Bisa dipisah sendiri atau digabung bersama ucapan terima kasih, profil penulis, dan penutup.

 

  1. PDF Converter

PDF converter dapat Anda temui pada berbagai software. Biasanya aplikasi ini merupakan feature tambahan pada aplikasi-aplikasi tersebut. Anda bisa menggunakan aplikasi Words yang telah mendukung feature ini atau Adobe Photoshop yang juga telah menyediakan feature PDF converter.

 

Itulah berbagai tips dan arahan dalam menulis dan merancang e-book Anda sendiri. Selamat berkarya!