Artikel bisa dibilang sebagai “ibu” dari semua konten.

Artikel bukan cuma urusan blogger, jurnalis, atau copywriter saja. Sebagai salah satu jenis konten yang paling fleksibel, dinamis, dan efisien, menulis artikel sebenarnya harus jadi urusan semua content creator ataupun brand atau bisnis yang ingin melakukan program Content Marketingnya.

Ciri artikel berkualitas adalah menarik, memancing rasa ingin tahu, enak dibaca, memancing reaksi, dan memberikan nilai untuk pembaca. Bila ini dipenuhi, otomatis artikel Anda akan membuat pembaca menyukai website Anda, dan pada akhirnya menjadi follower brand Anda, dan ini artinya, Anda tinggal selangkah lagi untuk mebantunya membeli produk dan jasa Anda.

 

Menulis Artikel Yang Berkualitas dan Dibaca

Artikel yang berkualitas untuk website, brand channel, atau blog bukan sekedar mengetik rangkaian kalimat panjang, tanpa tahu bagaimana cara membuatnya menarik dan ‘seksi’.

Artikel yang sudah Anda coba tulis semenarik mungkin jangan- jangan hanya dilihat judulnya saja dalam barisan judul di halaman google tanpa diklik untuk dibaca isi artikelnya. Kalaupun diklik, apakah artikel itu dibaca tuntas? Apakah mereka ter- engage dalam membaca artikel itu? Apakah dari artikel itu, pengunjung jadi tertarik membaca artikel lain?

Kalau Anda merasa sudah menulis artikel untuk brand Anda tanpa hasil, mungkin Anda melakukan sesuatu yang salah, dan artikel Anda belum optimal. Tapi jangan khawatir, Anda tidak sendirian.

Karena faktanya, menurut Jakob Nielsen, pembaca hanya membaca sekitar 20% dari setiap halaman website!

Persentase itu dari rata-rata 1500 kata per artikel dalam Content Marketing. Bahkan artikel yang di-share ratusan kali pun bisa jadi tidak dibaca hingga akhir tulisan oleh pengguna internet.

Kenapa??

Hal tersebut menurut Neil Patel karena ada tiga jenis pembaca artikel di internet.

1. Pembaca membagikan artikel tanpa membacanya sampai selesai. Tipe pembaca Hypocrites.
2. Pembaca hanya membaca bagian judul dan headline, kemudian berhenti membaca. Ini tipe pembaca Quitters.
3. Pembaca mulai membaca headline, dan langsung ke bawah membaca simpulannya saja. Tipe pembaca Cheaters.

Perlu cara menyiasati kebiasaan pembaca artikel semacam ini, agar artikel yang Anda tulis di website tetap menarik dan berkualitas untuk dibaca. Bahkan bisa jadi viral.

Anda perlu langkah praktis dalam cara membuat artikel yang menarik dan enak dibaca.

 

Langkah- langkah Praktis Membuat Artikel Yang Baik

Coba terapkan langkah- langkah berikut sebagai cara membuat artikel yang bisa menarik traffic di internet.

 

1. Gunakan Gaya Bahasa yang Sesuai dengan Pembaca Artikel Anda

Buatlah artikel yang sesuai kebutuhan dan karakter pembaca. Topik artikel yang beda, akan berbeda pula kategori pembacanya, dan akan berbeda juga cara menulisnya, bergantung pada untuk siapa artikel tersebut ditujukan.

Anak muda, ibu rumah tangga, wanita dewasa, pria dewasa, mayoritas wanita, atau mayoritas pria?

Gaya bahasa sebuah artikel dipengaruhi hal-hal itu. Tulislah BUKAN untuk diri Anda, tapi tulislah untuk pembaca Anda!

Karena itu, bahkan sebelum mulai menulis artikel, Anda perlu membuat Persona untuk program Content Marketing Anda, untuk lebih memahami dengan jelas apa yang jadi kebutuhan pembaca artikel Anda, masalah apa yang sering mereka hadapi, alternatif solusinya, dan cara melakukan persuasi yang ‘jitu’ untuk mereka!

Meskipun artikel yang Anda buat di-share oleh hypocrites, quitters, dan para cheaters, ternyata SELALU ADA pembaca yang akan membaca artikel website Anda secara menyeluruh. Pembaca seperti inilah yang sudah ‘engaged’ dengan artikel dan website Anda. Bahkan sepanjang apapun artikel Anda akan tetap mereka baca hingga selesai.

Baca Panduan  Tips Merancang E-Book Anda Sendiri

Jadi, dalam menulis, pusatkan mindset Anda untuk membuat artikel untuk engaged user ini di website Anda!

 

2. Pancing Pembaca dengan Judul yang Cantik

Katanya, “pandangan pertama, begitu menggoda”! Begitu pula halnya dalam artikel di media online.

Artikel untuk media online itu berbeda dengan artikel yang ditulis untuk koran atau majalah, dimana pembacanya memang sudah punya niat penuh untuk membacanya kontennya. Artikel media online perlu punya daya pikat. Sehingga, ketika orang ingin tahu atau mencari panduan di google, artikel Anda lah yang paling menarik hanya dengan sekilas pandangan mata

Caranya? Dari barisan artikel yang dimunculkan oleh google, artikel akan dilihat sama pembaca, ya dari judulnya. Hanya judul yang ‘cantik’ yang membuat pembaca penasaran klik masuk ke website Anda, dan membaca artikelnya lebih lanjut.

Beberapa Tips Mempercantik Judul Artikel:

Buat Judul yang Secara Langsung Menunjukkan Manfaat.

Pembaca tertarik pada artikel yang  menunjukkan manfaat langsung atau solusi untuk mereka. Jadi buatlah artikel dengan judul seperti:

  • Olahraga di Kantor Untuk Mengecilkan Perut dan Paha
  • Meraih Income Tambahan Dengan 2 Langkah Mudah

Angka Dalam Judul Memberi Kesan Praktis

Pembaca sering malas dan tidak mau berlama- lama dalam membaca artikel. Artikel dengan angka memberikan kesan artikel tersebut akan mudah dibaca dan bisa disimpulkan dengan praktis. Misalnya:

  • 5 Cara Menghemat Baterai HP Android Tanpa Aplikasi
  • 8 Aktivitas Weekend Favorit Untuk Membangun Suasana Romantis

Bangun Rasa Penasaran Pembaca Dengan Pertanyaan

Cara ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dengan audience, dan membangun sensasi simpati dan empati, yang secara psikologis membuat pembaca relate, dan merasa bisa mendapatkan solusi untuk masalah mereka.

  • Ingin Mendapatkan Uang Dari YouTube? Ini Langkah- langkahnya!
  • Sudah Diet Tapi Belum Berhasil? Mungkin Anda melakukan Kesalahan Ini.

Tips:

  • Manfaatkan keyword research untuk membantu menemukan judul yang dicari audience.
  • Buat beberapa judul untuk artikel Anda, dan pilih yang paling pas untuk konten dan audience.
  • Hindari kesalahan menyamakan judul dengan topik! Topik terlalu umum, sementara judul harus spesifik. Misalnya: “Membuat Marketing Plan” (topik).”15 Langkah Membuat Marketing Plan Yang Efektif”(judul).
  • Buat judul artikel Anda pribadi, seakan Anda menuliskannya untuk 1 orang spesifik.

 

3. Optimalkan Headline dan Paragraf Awal

Dalam storytelling dan penulisan, ada konsep beginning- middle- end.

Beginning atau bagian terdepan dan awal kisah itu – atau dalam hal artikel, adalah 1- 3 paragraf awal – adalah posisi dimana Anda harus bisa mendapatkan perhatian audience, dengan menyajikan apa yang paling penting dan apa yang akan menjadi alasan audience dalam mengambil keputusan untuk terus membaca atau tidak.

Dan inipun berlaku dalam menulis artikel di website Anda, bahkan bisa dibilang, konsep ini berlaku lebih kuat lagi dalam penulisan artikel di website Anda!

Artinya, Anda harus mengoptimalkan paragraf awal Anda dengan memberikan esensi dan inti, atau SUMMARY dari keseluruhan artikel Anda, dengan singkat, jelas, dan padat. Anda harus bisa menjawab pertanyaan dalam kepala pembaca, “Kenapa saya harus terus baca sampai beres? Apa menariknya artikel ini? Tentang apa sih artikel ini?”

Tips:

Buat summary dengan cara mengambil pertanyaan atau tujuan awal topik, ambil sebagian dari middle part, dan sebagian dari endpart, sebelum memulai ke isi yang sebenarnya.

 

Baca Panduan  Jenis- Jenis Konten dalam Content Marketing

4. Manjakan Mata Pembaca dengan Format Penulisan yang Seksi

Artikel Anda harus seksi.

Artikel yang terlalu penuh dengan text dan tanpa varian format akan membat artikel itu terlihat boring, panjang, dan membuat orang kabur sebelum membacanya.

Tampilan artikel yang seksi artinya bentuk artikel dibuat dengan format yang ramah untuk pandangan pembaca. Sehingga tidak membuat mata pembaca lelah, apalagi malas untuk melanjutkan membaca artikel itu hingga akhir tulisan.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat tulisan Anda menjadi lebih seksi misalnya:

  • Gunakan paragraf- paragraf pendek, dan mainkan panjang setiap paragraf.
  • Gunakan numbering atau bullet points.
  • Gunakan awal paragraf atau margin yang berbeda.
  • Mainkan ukuran font dan jarak spasi antar baris.
  • Gunakan kutipan atau blockquote.
  • Sisipkan gambar dan grafik.
  • Pahami pola baca ‘F’ pattern dari pembaca di internet.

 

5. Tutup Artikel Dengan Kuat

Saat tiba di akhir artikel, pembaca seringkali sudah mulai kehilangan arah tentang semua yang dibacanya. Inilah saatnya Anda memberikan pentupan yang kuat, yang akan menjadi salah satu yang paling diingatnya dari artikel Anda.

Untuk menutup dengan kuat, artinya Anda perlu menyimpulkan kembali topik yang baru Anda sampaikan dengan sederhana, memberikan opini atau informasi final yang ingin Anda sampaikan dalam bentuk penegasan, atau Anda juga bisa menempatkan ajakan, call to action, atau pertanyaan untuk mengarahkan pembaca melakukan apapun yang Anda inginkan.

 

6. Optimalkan Artikel Anda dengan Keyword Research dan SEO

Membuat artikel yang Anda inginkan itu bagus.

Tapi lebih bagus lagi kalau Anda bisa membuat artikel yang diinginkan dan memang dicari pembaca Anda.

Artinya, Anda tidak perlu menjadi bunglon yang cuma mengamati keyword populer, dan menulis apapun yang lagi trending atau sedang dicari oleh pasar. Karena ingatlah, tidak semua keyword yang populer cocok dengan channel Anda sebagai kreator konten atau sebagai brand.

Anda ingin menulis apa yang cocok dengan diri Anda, dan yang cocok dengan brand, bisnis, atau produk Anda.

Tips:

Caranya? Dengan melakukan keyword research menggunakan keyword- keyword dalam industri Anda, dan menggunakan keyword terbaik sebagai ide dan inspirasi artikel Anda.

Pada saat yang sama, Anda juga ingin mengoptimalkan SEO dalam artikel Anda.

Tapi perlu diingat, jangan sampai SEO mendikte isi artikel Anda! SEO adalah alat mengoptimasi artikel, dan BUKAN SEBALIKNYA. Dalam Content Marketing, artikel Anda dibuat untuk pembaca, dan bukan untuk robot. Jadi gunakan kalimat yang alami dan human- friendly, bukan kalimat yang cuma ditulis untuk mendongkrak SEO.

Tips:

Menulislah sebagaimana Anda berbicara, dan selipkan keyword SEO secukupnya, dan dalam kalimat yang alami. Ingat, algoritma Google kini bisa membedakan bahasa yang alami dan bahasa yang dibuat hanya untuk mengakali SEO. Ini justru akan merugikan konten dan artikel Anda.

 

Itulah beberapa cara dan tips untuk menulis artikel yang baik dan berkualitas dalam program Content Marketing Anda! Siapapun Anda, apakah Anda adalah Konten Kreator, ataupun brand dan bisnis, pastikan Anda melakukan semua tips ini saat Anda membuat artike di website dan channel Anda.

Selamat bersenang- senang menulis artikel yang berkualitas!