Cara kreatif konten creator dalam menghasilkan uang dari website tanpa iklan atau direct ad. Monetize content untuk website, blog, bahkan youtube saat ini semakin populer dan cukup menjanjikan.

Pernahkah Anda berpikir, untuk apa ada orang yang menulis artikel panjang berhari-hari hanya untuk dimuat di blog pribadi? Atau bahkan Anda sendiri pun berprofesi demikian untuk brand Anda. Tidak sedikit juga brand-brand yang kini memiliki artikel dan beragam jenis konten di websitenya.

Coba perhatikan, anak-anak muda rajin membuat video youtube atau  video di instagram (instavideo). Untuk apa mereka sering-sering upload foto di instagram dan media sosial lainnya? Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa content yang dibuat dalam website, blog, youtube, atau sosial media sosial lainnya bisa menambah pundi-pundi uang Anda.

Uang sungguhan? Betul. Menghasilkan uang!

Bagaimana cara kerjanya bisa dapat uang dari konten yang hanya diupload di website, blog, atau media sosial? Cara praktis untuk menghasilkan uang dari website Anda adalah dengan memasang iklan banner, classified ad,  atau iklan dalam teks (in-text ad). Namun, seberapa efektif iklan tersebut dibaca atau diklik user website  Anda?

Sumber Gambar: www.kissmetric.com

Sumber Gambar: www.kissmetric.com

Jangan-jangan iklan tersebut membuat pembaca malas untuk datang kembali ke website atau blog Anda, karena isinya terlalu banyak iklan dibandingkan informasi untuk masalah yang sedang mereka cari solusinya. Belum lagi jika pembaca website atau blog Anda menggunakan ad blocker. Sudah pasti iklan yang Anda pasang tidak akan dilihat sama sekali karena langsung di block sebelum muncul.

Bukan cara seperti itu yang dilakukan dalam content marketing. Cara untuk mendapakan uang dari website yang menjalankan content marketing, yang dijual ya, kontennya. Cara terbaik untuk mendapatkan uang dari website atau blog Anda adalah dari content yang Anda buat. Bukan memasang space iklan di mana-mana.

Orang lebih tertarik dengan website yang terpercaya dibandingkan website atau blog yang isinya terlalu banyak iklan. Belum juga baca headline-nya, sudah ada pop up iklan atau iklan banner disekelilingnya. Orang atau pembaca tidak akan fokus pada konten Anda. Bisa jadi mereka pergi begitu saja ketika melihat tampilan web penuh dengan iklan banner.

Sumber Gambar: Prestige Marketing Inc Infographics

Bagaimana cara mendapat uang dari blog atau website Anda tanpa ad? Meskipun tidak semua cara ini cocok untuk beberapa jenis bisnis, tetapi strategi ini terbukti berhasil diterapkan oleh beberapa content creator. Berikut langkah-langkahnya.

 

  1. Pastikan Konten Di Website, Blog, atau Media Sosial Anda Berkualitas

Menghasilkan uang dari website Anda memang ide yang menarik. Namun, jika konten dal website Anda tidak menarik, Anda akan sangat kesulitan untuk mendapatkan uang dari website Anda. Perlu diingat kembali apa yang menjadi ditujuan dari konten marketing. Tujuan utama dari content marketing adalah meningkatkan traffic pengunjung dan penjualan dari website Anda. Jadi, pioritaskan untuk membuat konten berkualitas yang menarik untuk dibaca oleh pembaca Anda.

Ingat, buatlah content yang berkualitas terlebih dahulu, meskipun belum banyak pengunjung, lakukan eksperimen dengan beragam strategi. Sehingga ketika pengunjung website atau blog Anda semakin banyak, Anda telah paham strategi mana yang berhasil dan strategi mana yang tidak menimbulkan dampak signifikan.

Anda tidak perlu menunggu website Anda mendapat traffic dan engagemet dengan level ajaib untuk mulai memonetize website. Jika Anda punya konten yang bagus namun belum banyak orang menemukan website atau blog Anda, Anda bisa menggunakan strategi-strategi selanjutnya dari tips monetize content berikutnya.

 

  1. Buatlah Membership Area di Website Anda

Siapa sih yang nggak mau merasa dirinya special, dianggap special, dan istimewa? Begitu pun dengan user website Anda. Salah satu cara membuat mereka merasa spesial adalah dengan menjadikan mereka VIP member.

Maka, buatlah membership area! Inilah ruang dimana pembaca dan orang-orang yang masuk ke dalam list anggota website atau blog Anda merasa special. Apa keuntungan untuk mereka yang mendaftarkan diri menjadi member website Anda? Mereka bisa mendapatkan apa yang orang lain (nonmember) tidak dapatkan. Dengan menjadi member, mereka memiliki akses untuk mendapatkan konten dari website yang lebih eksklusif dibandingkan dengan orang lain yang datang ke web Anda tanpa menjadi member.

Hal yang penting untuk diperhatikan dalam membuat halaman anggota (mempership area) yang baik bukan terletak pada sistem paywall-nya dulu, tetapi konsep membership yang jelas. Fokuslah pada nilai yang bisa pembaca Anda  dapatkan dengan menjadi anggota website Anda, bukan fokus pada biaya membership.

Bangun strategi content yang menawarkan keuntungan bagi mereka sebanyak mungkin. Pembaca perlu memiliki perasaan seperti mereka mendapatkan:

  • Elit status. Status khusus sebagai VIP members.
  • Informasi yang sangat berkualitas yang hanya bisa mereka dapatkan dengan menjadi member.
  • VIP treatment.
  • Kesempatan relasi dengan member lainnya.
  • Akses langsung kepada pemilik website.
  • Tergabung dalam grup khusus di Google+, atau forum khusus member yang Anda buat sendiri.
Baca Panduan  Tips dan Panduan Membuat Artikel Yang Baik

Lalu, apa keuntungan untuk Anda sebagai pemilik website atau blog?

Member atau orang-orang yang telah menjadi pembaca setia artikel-artikel Anda, dan semua konten dalam website Anda tidak akan ragu untuk mendaftarkan dirinya sebagai member. Pendaftaran ini tentu tidak gratis, biaya yang mereka keluarkan bisa sabanding dengan apa yang akan mereka dapatkan setelah menjadi member.

Dengan bergabungnya mereka menjadi member, Anda bisa membuat content berbayar, sesuai dengan kebutuhan member.  Pastikan agar content berbayar yang  Anda sediakan untuk membership area dirasa tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang pembaca Anda dapatkan untuk solusi bagi masalahnya.

Sebelum menyuruh orang lain untuk membayar konten yang Anda buat, Anda perlu menyediakan model monetize yang tepat sesuai dengan bisnis Anda. Ada 3 model konten berbayar yang bisa Anda terapkan dalam website atau blog Anda. Inilah cara mengelola konten berbayar dalam website atau blog.

  • Subscription atau Paywall

Aplikasi atau layanan yang hanya dapat dimasuki dengan akses khusus. Sistem pembayaran member bisa dilakukan bulanan atau dalam sekali transaksi, yakni ketika registrasi untuk menjadi member dari website Anda. Dengan segala biaya tersebut, user yang telah menjadi member website Anda dapat mengakses seluruh konten beserta seluruh keuntungannya sampai  mereka berhenti berlangganan (habis masa langganan).

  • Transaksi

Model lainnya adalah menjual content berbayar per item. Content individual seperti program training, audio, atau download video, atau laporan khusus, dijual terpisah. Pembaca akan membeli sedikit atau banyak informasi sesuai kebutuhan mereka dan ketika mereka memerlukannya.

Dengan model ini, Anda dapat meningkatkan penjualan kepada member yang sama dengan cara meningkatkan level VIP membership mereka. Misalnya, dengan pembayaran yang lebih besar, VIP member mendapat keuntungan bisa menjadi member seumur hidup dan dapat mengakses semua bentuk konten atau produk di website Anda.

  • Ukuran/ batasan

Konten tersedia gratis hingga user atau pembaca mencapai batas tertentu. Anda juga bisa memberikan batasan seperti jumlah artikel, video views, atau berdasarkan pada jumlah waktu mengakses website Anda. Beberapa majalah atau media online sudah menerapkan sistem ini, dan membuktikan bahwa cara ini efektif.

Model ini strategi yang bagus karena membiarkan akses untuk low-volume user, membaca beberapa konten website Anda sebelum mereka memutuskan untuk membayar agar mendapatkan full akses. Jika mereka ingin tahu lebih lanjut dan mendapatkan informasi yang lebih lengkap lainnya, mereka akan tertarik membayar content Anda. Anda juga bisa membuat batasan masa berlangganan content bagi membership area.

 

  1. Menjual Konten dalam Website Anda (Paid Content)

Jika Anda belum siap untuk menerapkan sistem paywall dalam website Anda, Anda masih bisa menciptakan pendapatan dari pembuatan content berbayar. Kuncinya adalah menyediakan content berkualitas yang sangat bernilai sesuai kebutuhan user website Anda.

Langkah awal menjual content Anda adalah dengan mengetahui tema/topik yang menarik pembaca website Anda. Jika sudah menemuannya, teruslah membuat konten tersebut. Namun, jika Anda belum yakin topik yang paling diminati oleh pembaca atau user website Anda, jangan membuang waktu dan uang Anda terlalu banyak untuk memikirkan tingkat ketertarikan user.

Lakukanlah test! Beberapa cara untuk melihat apa yang paling diminati oleh user website Anda:

  • Test judul di facebook atau twitter Anda atau brand Anda.
  • Tulis postingan di blog website Anda.
  • Lakukan survey sederhana.

Jika sudah menemukan content paling diminati user website Anda, mulailah menulis e-book untuk kemudian dijual. Anda bisa juga mengembangkan jenis content lainnya seperti infografik, video, atau slideshare untuk paid content di website Anda.

 

  1. Manfaatkan Kerjasama Produk dengan Partner Usaha Anda

Jika anda  belum memiliki waktu dan sumber daya untuk mengembangkan produk anda sendiri, Anda bisa menjual produk dari rekanan di website Anda. Dengan menjalin kerjasama dengan produk lain, Anda akan mendapat komisi dari setiap hasil penjualan produk.

Cara ini pilihan yang tepat untuk menghasilkan uang dari website Anda, jika baru memulai untuk memonetize website. Namun, tenyata cara ini bukan hanya untuk pemula. Banyak bisnis besar yang melakukan strategi ini, dan berhasil!

Inilah 2 aturan untuk memilih partner kerjasama.

  • Produk yang dijual harus relate dengan topik content yang Anda buat atau produk lainnya yang Anda jual di website Anda.
  • Pastikan produk yang Anda jadikan endorsement merupakan produk berkualitas.

Cara dan strategi untuk menjual produk partner (endorsement) juga perlu kamu kuasai tekniknya. Sehingga tidak membuat user website, media sosial, atau blog Anda merasa terganggu dan menganggapnya iklan yang tidak sesuai kepentingan dan kebutuhannya. Cara menjual konten/produk partner kerjasama/affiliate bisa dilakukan dengan cara berikut:

  • Buat konten. Blog content berisi hal-hal yang berkaitan dengan produk partner kerjasama Anda. Dapat juga berupa postingan kreatif di media sosial yang membuat followers media sosial Anda tertarik dan merasa relate.
  • Promosikan di email list Anda. Promosi, sale, diskon, harga khusus, dan sebagainya.
  • Buatkan iklan untuk produk partner kerjasama Anda. Iklan bisa berupa iklan banner di website Anda, promosi rekomendasi di media sosial, email promosi, atau iklan teks dalam blog Anda.
Baca Panduan  Cara Membuat Konten Anda Bertahan Lama

Sumber Gambar: Lab42 Infographics

Sumber Gambar: Lab42 Infographics

  1. Sponsorship

Jika traffic di website atau di blog Anda sudah dinilai cukup dapat bersaing dengan traffic website atau blog lainnya, maka saatnya Anda mencari sponsor untuk website atau blog Anda. Inilah cara monetize website Anda yang berikutnya.

Sponsor adalah lembaga yang menempatkan iklan pada website atau blog Anda karena traffic audiens web Anda termasuk target pasar/audiens mereka juga. Dalam banyak kasus, sponsorlah yang akan menginisiasi untuk mencari tempat mengiklankan produk atau jasa mereka pada website atau blog yang mereka rasa memiliki target customer ideal bagi brand mereka. Mereka yang kadang lebih jeli melihat peluang kerjasama. Ini bisa Anda  manfaatkan untuk menghasilkan uang dari content website atau blog  Anda.

Bagaimana cara kerjasamanya? Sebagai pemilik website, Anda bisa menempatkan bentuk iklan dengan cara yang Anda inginkan. Bentuk kerjasama yang dijalankan biasanya memiliki bentuk sebagai berikut.

  • Mereka membayar secara bulanan untuk placement iklan mereka di website atau blog Anda.
  • Sebagai bentuk kerjasama, Anda bisa mengirimkan email promosi pada subscriber Anda, menyebutkan produk/brand, atau membuatkan landing page khusus untuk rekan kerjasama Anda.

 

  1. Monetize Komunitas yang Dibangun dari Content Website Anda

Sebelum memonetize komunitas, yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah: membangun komunitas yang dibangun dari content website Anda. Cara mudah sekaligus bisa jadi cara terberat dalam content maketing adalah dengan email list dalam jaringan Anda. Penuh trik khusus untuk mendapatkan email dari pengguna website Anda.

Gunakan berdasar list tersebut untuk stay connect dengan followers, dan mengembangkan fan base yang menyukai brand Anda, menggunakan dan bahkan loyal terhadap brand Anda. Setelah ini, adakan program training atau personal coaching, sebaik dengan content yang disajikan secara digital.

Tips Membangun Komunitas dari User Website:

  • Beri kabar kepada folowers website Anda melalui mailing list jika Anda punya content baru.
  • Gunakan email campaign untuk menyebarluaskan penjualan.
  • Bangun komunitas Anda dengan memberikan VIP treatment (perlakuan/akses khusus) untuk pengikut-pengikut (subscribers) Anda.

 

Kemudian, inilah cara terakhir untuk monetize konten website Anda. Membangun komunitas orang-orang yang loyal terhadap brand atau website Anda. Anda bisa mengidentifikasi masalah yang dialami komunitas untuk saling menguatkan dan mencari celah untuk content yang bermanfaat bagi mereka, dari hal-hal berikut:

  • Buatlah forum untuk komunitas Anda.

Facebook group, google+, komunitas, atau form di halaman khusus di website Anda.

  • Buat kampanye untuk anggota member.
  • Terkoneksilah dengan komunitas Anda.
  • Gunakan forum untuk mendapatkan rasa simpati struggle dan kekuatan.

Dengan cara apa mereka melakukannya?

  1. Coaching
  2. Training
  3. Conference/Seminar

 

  1. Branded Merchandise

Salah satu cara untuk monetize content dalam website Anda adalah dengan menjual merchandise yang terkait dengan brand Anda. Merchandise tidak melulu berupa barang atau produk. Publish a book! Menerbitkan buku dari content website, blog, media sosial Anda bisa juga dilakukan sebagai salah satu cara monetize content.

Bagaimana dengan content berupa video youtube? Apakah caranya sama dengan cara monetize content  di wesbsite atau blog? Pada dasarnya prinsip yang dijalankan sama saja. Yakni mencakup 7 hal atau 7 strategi menghasilkan uang dari content website atau blog di atas. Perbedaannya hanya terletak pada bentuk content-nya saja. Content dalam youtube tentu saja berbentuk video.

Ini cara singkatnya untuk monetize content youtube.

https://www.youtube.com/watch?v=WA6J4EDhCVI

 

Ini, cara untuk menghasikan uang dari blog, khususnya untuk travel blogger.

yutuber2

 

Fakta Tentang Blog

  • 22 % dari 10 juta website tertinggi adalah wordpress

  • Terdapat 60 juta website berbentuk wordpress

  • Lebih dari 409 orang mengunjungi wordpress.com setiap bulannya

  • Mereka membaca lebih dari 15.5 miliar halaman

  • Muncul 41.7 juta post/content baru setiap bulannya

  • 5 juta comment setiap bulannya

 

Maraknya user/pembaca blog, website, media sosial, dan channel youtube Anda, bisa menjadi peluang untuk menghasilkan uang dari internet. Perlu cara kreatif agar bisa menghasilkan uang dari konten yang Anda buat di media sosial, blog, atau website Anda. Dan bukan hal yang tidak mugkin untuk itu. Monetize content dalam website Anda dapat dimulai saat ini juga!