Membangun Brand Channel Anda

//Membangun Brand Channel Anda

Membangun Brand Channel Anda

Mungkin beberapa dari Anda, yang masih baru dalam dunia Content Marketing ataupun Internet Marketing masih mempertanyakan arti dari istilah ini. Apa sebenarnya arti dari “Brand Channel”? Apa itu brand channel?

Jadi sebelum kita membahas soal ‘membangun brand channel’, dan tips- tips untuk membangun brand channel yang sukses, kita perlu membahas dulu arti istilah itu sendiri.

 

Apa itu Brand Channel?

Sederhananya, Brand Channel (jalur brand), adalah jalur yang dimiliki oleh brand – personal, perusahaan, ataupun UMKM – dan digunakan untuk membangun hubungan, membagi konten, membina relationship, dan berinteraksi antara brand dengan target audiencenya.

Khususnya secara online, brand channel adalah hal terpenting dalam Internet Marketing dan Content Marketing.

Kalau Anda tidak memiliki brand channel yang baik, Anda TIDAK AKAN bisa meluncurkan program dan kampanye Content Marketing! Baca bagaimana kami bisa membantu Anda mengembangkan brand channel Anda di sini.

Brand Channel Online sebuah brand diantara lain:

  • Website atau situs yang aktif.
  • Landing page, sales page, dan micro sites.
  • Akun- akun Media Sosial yang memiliki engagement aktif.
  • Newsletter program.

Nah, tapi memiliki semua channel ini saja tidak cukup. Setelah membuatnya, Anda harus membangun brand channel Anda.

 

Pentingnya Membangun Brand Channel Untuk Bisnis Anda

Dalam membangun brand channel, ada beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh kebanyakan individu ataupun brand bisnis, antara lain:

  • Mereka hanya membuat website dan media sosial untuk bisnisnya, tapi sangat jarang, atau bahkan hampir TIDAK PERNAH, mengisi websitenya itu dengan konten berharga apapun!
  • Mereka telah memiliki brand channel – seperti website atau media sosial. Tapi mereka TIDAK secara aktif mengurusi dan memaintain jalannya brand channel tersebut!
  • Website mereka hanya diisi oleh daftar produknya secara hard selling, tanpa membangun hubungan dengan konsumennya, dan tanpa ada kreator yang menjaganya.
  • Media sosial mereka digunakan dengan tidak strategis, tidak berkaitan satu sama lain, tanpa digunakan untuk mengarahkan traffic ke websitenya.
  • Tidak adanya admin khusus yang bertugas secara rutin melakukan update, melakukan interaksi, dan meningkatkan engagement dengan audience.
  • Brand channelnya tidak dioptimasi untuk mengarahkan traffic dan menjaga loyalitas konsumen.

Erik Qualman, dalam bukunya Socialnomics, menunjukan bahwa ternyata 93% dari kegiatan pemasaran masa kini menggunakan media sosial dalam bisnsinya. Dan 88% marketer online juga membuktikan bahwa aktivitas dalam media sosial dan website yang baik, ternyata menghasilkan lebih banyak business exposure daripada iklan di media cetak tradisional!

Dalam artikel panduan sebelumnya, SEO, SEM, dan Content Marketing, kamipun telah menunjukkan dan memberikan tips pada Anda, bagaimana konten yang baik akan mendatangkan traffic dan calon konsumen baru untuk bisnis Anda.

Intinya, website dan media sosial yang tidak terisi konten tidak akan terlihat di mata konsumen, dan brand channel yang tidak terjaga dan tidak terhubung secara strategis tidak akan mengubah traffic menjadi pelanggan Anda!

Artinya? Kesuksesan brand Anda di internet ditentukan oleh kualitas brand channel Anda.

Membangun Brand Channel bersama Mitologi Media

Tips Membangun Brand Channel untuk Bisnis Anda

Berikut adalah beberapa brand channel utama yang perlu Anda perhatikan dalam membangun brand dan bisnis Anda, beserta tipsnya.

Baca Panduan  Mengoptimalkan Website Untuk Mengembangkan Bisnis Anda

WEBSITE

Website adalah brand channel utama untuk brand Anda. Karena website adalah milik Anda, Anda memiliki kebebasan untuk mengisinya dengan semua strategi, kampanye, promosi, dan penjualan produk atau jasa Anda. Artinya, kesinilah Anda harus mengirimkan dan mengumpulkan semua traffic dan pengikut brand Anda di internet.

Website adalah wajah Anda di mata target pasar. Desain website Anda mencerminkan citra dan sifat perusahaan Anda, kontennya mencerminkan pengetahuan Anda dan posisi Anda sebagai pembentuk opini, interaksi dan engagement menunjukkan kepedulian Anda pada mereka, dan rutinitas update Anda menunjukkan relevansi Anda dalam industri Anda.

Sederhananya, website Anda membentuk image bisnis Anda dan membuat brand Anda menjadi terpercaya.

Tips membuat website efektif:

  • Pilih desain yang paling cocok dengan brand dan bisnis Anda.
  • Gunakan kedua pendekatan, hard selling, dengan landing page dan halaman produk, dan Content Marketing dengan memberikan konten berharga dalam fitur ‘blog’ atau artikel lain.
  • Pilih keyword (kata kunci) yang relevan dengan industri atau bidang Anda.
  • Buat konten- konten berkualitas dengan keyword (kata kunci) yang dicari oleh konsumen dan calon konsumen Anda.
  • Update konten Anda dengan rutin, seminggu sekali- dua kali, atau tiga kali.
  • Pastikan ada admin yang menjaga dan terus mengupdate konten dan menjaga engagement dengan audience Anda.
  • Berikan penawaran- penawaran dan promosi eksklusif sebagai ganti data, email, atau share di media sosial pengunjung.
  • Hubungkan dan arahkan traffic dari media sosial Anda ke website Anda.

 

MEDIA SOSIAL

Media Sosial dapat memberikan kontribusi kesuksesan dan perkembangan brand dari segala aspek, karena media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan memberi kontribusi, interaksi, bahkan feedback secara terbuka, dan real time, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.

Salah satu kunci kesuksesan brand adalah dengan mengenal pelanggan lebih dekat, berinteraksi dengan langsung, dan berbagi konten secara instan. Di sinilah media sosial memegang peranan penting!

Belum lagi kekuatan membangun channel media sosial, dan menyebarkan konten, yang hampir bisa dibilang gratis!

Tips menggunakan media sosial dengan efektif:

  • Sebisa mungkin, gunakan nama akun atau user id yang sama dalam setiap media sosial untuk membantu online branding Anda.
  • Buat kaitan strategis antara konten satu akun media sosial Anda dengan media sosial lainnya.
  • Perhitungkan timing dan jarak penerbitan antar konten, antara satu media sosial dengan lainnya, untuk memanfaatkan reaksi optimal.
  • Pilihlah media sosial paling tepat untuk setiap jenis konten.
  • Kaitkan dan arahkan traffic dari media sosial Anda ke website, dan sebaliknya.

Beberapa media sosial populer antara lain:

1. Facebook

Tidak dapat dipungkiri kalau Facebook masih menjadi sosial media terfavorit bagi para Brand. Facebook memiliki feature yang mudah digunakan untuk berbisnis, selain itu masih sangat banyak orang yang akrab dan aktif di dalam Facebook.

Tidak sedikit brand memulai bisnisnya dengan menggunakan Facebook. Bagi para brand dan bisnis yang ingin lebih mudah ditemukan di Facebook, bisa menggunakan fasilitas Facebook Ads. Fasilitas berbayar ini, mudah digunakan untuk Anda dalam berpromosi dengan target market yang spesifik dengen kebutuhan Anda, dengan biaya yang relatif murah dan terukur.

Baca Panduan  Buyer's Journey dalam Content Marketing

2. Twitter

Seperti halnya dengan Facebook, twitter dinilai sangat mudah dijangkau oleh audience dimanapun mereka berada.

Melalui twitter kita bisa mengawasi, mengikuti, bahkan dengan sedikit strategi dan keberuntungan, kita bisa memancing trending topic di Indonesia bahkan di dunia dengan menggunakan hashtag (#) yang kita buat dan cantumkan pada setiap tweet. Hashtag juga dapat memudahkan audience untuk menemukan brand kita, dan membantu promosi brand kita, dengan ‘menumpang’ dan menggunakan hashtag populer yang relevan.

3. Instagram

Instagram adalah salah satu media sosial yang saat ini paling populer dikalangan anak – anak muda. Instagram merupakan sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah dan berbagi foto-foto ke pengguna lainnya, karenanya ideal untuk berbagi konten visual brand Anda.

Di sini, selain berjualan langsung, Anda dapat mengembangkan follower Anda yang berfungsi sebagai audience brand Anda. Semakin baik kualitas foto dan content Instagram Anda maka Anda akan semakin mudah meraih makin banyak follower.

Instagram langsung dapat memperkuat hubungan Anda dengan follower Anda, selain itu memberikan Anda kesempatan untuk bertemu fans baru dan influencer. Manfaatkan influencer di instagram untuk membantu meng- endorse produk atau jasa, atau konten website Anda.

4. YouTube

Sebagai penyedia hosting video streaming, YouTube mungkin bukan seperti media sosial umumnya. Tapi sistemnya yang mengaitkan user satu sama lain, berkaitan langsung dengan media sosial lain, dan kemampuannya dalam menyajikan dan berinteraksi dalam konten membuatnya tidak kalah penting dengan channel lainnya.

Sebagai brand, Anda perlu membangun channel Anda sendiri di YouTube, dan mengisinya dengan web series- web series bermanfaat atau menghibur, yang akan secara langsung mendatangkan traffic.

 

NEWSLETTER BRAND

Pastikan Anda juga memiliki newsletter yang dapat digunakan untuk mengirimkan email secara massive kepada para pengikut Anda, agar Anda dapat memberikan update produk, jasa, atau bahkan konten baru, dan memancing mereka kembali mengunjungi website Anda, yang akan meningkatkan traffic dan mungkin conversion sales.

Tips membangun daftar email newsletter:

  • Banyak jasa penyedia email marketing service di internet, bila Anda belum memilikinya, beberapa yang bisa Anda coba secara gratis di awal- awal usaha Anda adalah mailchimp.com, getresponse.com, emailbrain.com.
  • Tawarkan sesuatu sebagai pancingan agar audience Anda mau mendaftarkan emailnya dalam newsletter Anda, misalnya “Free Ebook”, “Discount Voucher”, dan sebagainya.
  • Gunakan email newsletter dengan efektif, tapi tidak terlalu sering.

 

Dengan pemahaman itu, Anda kini tentu mengerti, kenapa bisnis dan brand Anda HARUS didukung dengan brand channel seperti website, media sosial, dan newsletter yang aktif, dijaga rutin, dan terus dikelola dengan baik engagementnya!

Jangan biarkan brand channel Anda tanpa jadwal update yang rutin!

By |2018-12-25T18:52:05+00:00June 25th, 2016|Panduan Content Marketing|0 Comments