Bagi Anda para kreator konten ataupun brand yang ingin menarik lebih banyak traffic dan follower ke website dan channel Anda, panduan kali ini akan membantu Anda MELAKUKAN itu, dengan memahami cara- cara praktis membuat konten yang berkualitas.

Bila Anda telah membaca panduan sebelumnya tentang jenis- jenis konten, Anda tentu telah paham bahwa saat kita bicara soal ‘konten’, jenis dan bentuk konten itu sangat luas dan beragam, dari artikel, meme, infografik, sampai webseries dan ebook.

Tapi bahkan dengan beragamnya jenis konten seperti inipun, point- point untuk membuat suatu konten yang berkualitas tetap sama dalam berbagai jenis konten!

Konten yang berkualitas memiliki point dan nilai- nilai yaitu:

  • ‘Hidup dan bernapas’.
  • ‘Menyapa’ pembaca dan bersifat personal.
  • Enak dilihat dan ‘sexy’ dimata pembaca.
  • Mengalir dengan alami, tanpa dipaksakan.
  • Memberikan sesuatu pada pembaca.
  • Membangkitkan reaksi, dan mendorong interaksi.

Berikut adalah panduan dan tips untuk memberikan point- point di atas dalam semua konten Anda!

 

Cara Membuat Konten Menjadi Hidup dan Bernapas

Konten yang hidup dan bernapas adalah konten yang terasa organik dan alami.

Artinya, konten tersebut – baik berupa artikel, infografik, meme, webseries, ebook, hingga komik pun – harus memberikan lebih daripada sekedar ejaan yang benar, data, atau informasi.

Saat pembaca membaca atau menyaksikan konten itu, ia harus bisa merasakan sensasi seakan sedang berkomunikasi, berhadapan, dan berinteraksi dengan mahluk hidup. Dengan seseorang. Dengan sosok nyata, yang bahkan bila perlu, seakan bisa terdengar suaranya, walaupun sebenarnya ia hanya membaca artikel dalam bentuk tulisan.

Saat pembaca membaca konten yang organik dan alami, dia tidak merasa seperti sedang berada dalam kelas Bahasa Indonesia di sekolah, atau tidak merasa sedang berhadapan dengan atasan atau berkomunikasi dengan robot.

Konten yang seperti inilah yang harus Anda bangun dalam website, media sosial, atau akun Anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat konten berkualitas yang bagus, hidup, dan bernapas:

 

1. Kenali Pembaca/ Target Audience Anda

Memahami siapa yang akan membaca dan menikmati konten yang Anda sajikan adalah esensi utama, dan hal pertama yang perlu Anda genggam di tangan Anda, sebelum bahkan Anda menyentuh keyboard untuk menulis artikel, atau script konten Anda.

Baca Panduan  Jenis- Jenis Konten dalam Content Marketing

Setiap jenis pembaca bereaksi terhadap bahasa berbeda, dan cenderung menyukai gaya berbicara yang berbeda. Setiap pembaca atau target audience juga percaya pada konten yang ‘berbicara’ dalam bahasa mereka. Bila Anda tidak berbicara dengan cara mereka, konten Anda tidak akan terasa hidup.

Tips:

Lakukan riset mendalam tentang siapa target Anda sebenarnya, gunakan tool seperti Google Trend, perhatikan data dalam Google Analytics, dan datangi situs- situs yang memiliki target audience yang sama dengan Anda, dan perhatikan bagaimana target audience Anda bereaksi dan berinteraksi, terhadap konten di dalamnya.

2. Pahami Struktur Penyampaian Isi Yang Baik

Saat menyampaikan isi konten, baik dalam artikel, infografik, ataupun komik dan bahkan video webseries, Anda harus selalu memperhatikan struktur konten yang Anda gunakan untuk menyajikan konten tersebut. Artikel, atau konten apapun, yang tidak memiliki strukrur, akan terasa dibuat asal- asalan, tidak memiliki arah, dan tidak memikat atau meninggalkan kesan dalam diri audience.

Tips:

Buat struktur sederhana yang bisa membantu Anda membuat dan mengarahkan isi, pola pikir, atau mengarah menuju kesimpulan yang Anda inginkan dari audience Anda. Misalnya, artikel dapat menggunakan struktur 3 babak (beginning, middle, end), komik dapat menggunakan struktur 3 babak komedi (premise, set up, punchline), dan untuk YouTube, strukturnya bisa meliputi, opening, message, summary; dan sebagainya.

3. Format Konten Yang ‘Seksi’ Untuk Audience

Konten yang ‘seksi’ artinya konten yang secara visual menarik mata Anda. Ini tidak hanya berlaku untuk konten- konten visual seperti komik, meme, infografik, atau video, tapi juga untuk konten tertulis seperti artikel. Bagaimana membuat konten yang seksi? Konten yang seksi tidak terlihat monoton, dan selalu memberikan hal yang menarik untuk mata audience.

Tips:

Saat membuat konten, pastikan konten Anda tidak statis dan memiliki hal yang membosankan untuk mata. Bila Anda membuat artikel, buatlah spasi- spasi antar paragraf, buatlah visual kutipan berbeda, gunakan italic, bold, bahan bullet point. Dan agar tidak terlihat monoton, pisahkan tiap bagian dengan heading subjudul baru. Bila Anda membuat video, pastikan selalu ada perubahan angle atau sudut pandang, grafis, atau sound effect di beberapa bagiannya, dan seterusnya.

4. Tulis Sebagaimana Anda/ Audience Anda Berbicara

Salah satu tips yang selalu saya gunakan dalam menulis artikel atau membuat buku, adalah saya selalu berbicara saat menulis, lalu menulis apa yang keluar dari mulut saya, dalam gaya bahasa yang sama. Cara ini berhasil membuat bahasa yang saya tulis terasa lebih alami, lebih enak dibaca, dan lebih hidup. Cara ini bisa memberikan kesan untuk audience Anda, bahwa mereka sedang berkomunikasi da berbincang dengan seseorang, bukan sekedar membaca tulisan kaku.

Baca Panduan  SEO, SEM, Internet Marketing, dan Content Marketing

Saat membuat konten, kadang, atau bahkan seringkali, Anda harus melupakan sebagian besar tata cara dan peraturan Bahasa Indonesia baku yang Anda dapat di bangku sekolahan.

Tips:

Berbicaralah secara alami saat membuat konten Anda. Dan yang lebih penting lagi, berbicaralah dalam gaya bahasa audience Anda, BUKAN dalam gaya bahasa Anda sendiri, apalagi apabila Anda bukan bagian dari demografi target audience dari brand atau produk Anda. Dalam membuat gaya konten, ikutilah gaya dan kemauan konsumen, bukan kemauan Anda sendiri.

5. Berikan Ide Untuk Memancing Reaksi

Reaksi dan interaksi di internet adalah hal yang Anda cari untuk konten Anda. Reaksi positif ataupun negatif, akan membuat konten Anda terasa memiliki karakter, dinamis, dan mengeluarkan pendapat yang sesuai dengan kondisi real. Atau dalam satu kata, ‘hidup’ melalui diskusi. Untuk ini, konten Anda perlu bisa memancing reaksi dan interaksi dari audience Anda. Jadi, konten Anda harus bisa memancing orang untuk berpikir dan bersikap!

Bagaimana kita bisa melakukan ini? Dengan memberikan ide dalam artikel, meme, infografik, ataupun video kita. Ide segar, ataupun ide kontroversial, yang akan memancing reaksi dan diskusi dari audience. Ini juga bermanfaat sekaligus untuk mendidik dan memberikan informasi untuk audience Anda, dan membuat konten Anda jadi berguna.

Tips:

Lengkapi konten Anda dengan ide, pendapat, atau sikap Anda. Dan gunakan kalimat penutup singkat yang memancing mereka bereaksi dan mendorong mereka mengambil aksi, baik secara verbal, ataupun tersirat. Misalnya, tanyakan “Bagaimana pendapat Anda?” atau “Menurut saya, inilah faktanya!”, dan sebagainya.

 

Demikianlah beberapa tips membuat konten yang bagus, konten berkualitas, dan konten yang ‘hidup’, untuk target audience Anda, yang pada akhirnya akan memberikan dorongan emosional dan nyawa pada brand, produk, atau perusahaan Anda!

Selamat terus berkarya!